Nama : Rindi Juliandari
Fakultas : Ilmu Budaya
Jurusan : Antropologi Budaya
HARMONY IN DIVERSITY
Harmony in diversity dalan bahasa Indonesia memiliki makna keselarasan dalam keanekaragaman, yaitu sebuah situasi dimana dalam keanekaragaman tersebut tercipta suasana yang harmonis. Situasi inilah yang diharapkan dapat tercipta dalam keanekaragaman yang ada di masyarakat. Seperti halnya bangsa Indonesia yang merupakan negara majemuk sehingga bangsa Indonesia memiliki keanekaragaman dalam berbagai hal, antara lain keanekaragaman ras, suku bangsa, agama dan bahasa. Keanekaragaman tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi geografis, latar belakang historis/sejarah, dan keterbukaan terhadap budaya luar.
Keanekaragaman tersebut sebenarnya memiliki manfaat, diantaranya akan bisa digali kearifan budaya yang dimiliki oleh setiap masyarakat, menjadi benteng pertahanan terhadap ancaman yang timbul dari budaya kapital yang cenderung melumpukan budaya yang beranekaragam, alat untuk membina dunia yang aman dan sejahterakarena adanya sikap saling menghargai dan saling membantu, munculnya sikap saling toleransi karena adanya penghargaan terhadap budaya masyarakat lain.
Keanekaragaman tersebut relatif sering menimbulkan konflik. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan unsur dalam masyarakat yang memiliki keanekaragaman, sehingga menimbulkan sumber konflik. Berbagai aspek yang terdapat dalam kehidupan masyarakat dapat memicu adanya konflik antara aspek yang satu dengan aspek yang lain. Masalah yang sangat peka dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia adalah masalah ras, suku bangsa dan agama mempunyai sifat yang berbeda-beda dimana masing-masing menganggap dirinya paling baik, paling sempurna, dan paling benar. Konflik dapat terjadi ketika unsur-unsur yang saling berlainan dalam suatu masyarakat tidak dapat menyesuaikan diri antara satu dengan yang lainya atau gagal untuk menemukan satu titik temu mengenai nilai-nilai sosial yang bersifat dasar, sehingga tidak mampu mengatasi perbedaan dan terjadilah ketidak selarasan antargolongan masyarakat yang ada.
Keberagaman suku, etnis, agama dan bahasa hendaknya tidak dilihat sebagai sumber konflik. Sebaliknya, jika dikelola dengan baik, hal itu akan mempertahankan keutuhan bangsa. Konflik yang ada selama ini lebih karena kesenjangan kesejahteraan, terutama antar wilayah timur, tengah dan barat. Indonesia adalah negara dengan beraham etbis, agama dan lainnya. Dalam soal keberagaman selain toleransi kesejahteraan relatif bisa menjadikan daerah di Indonesia bebas konflik.
Artinya, persoalan persoalan kesenjangan kesejahter aan bisa menjadi sumber konfik., bukan keberagamannya. Potensi keberagaman etnis din Indonesia selalu dibayangi disintegrasi, karena itu harus tetap dijaga. Indonesia memiliki keberagaman sekaligus kekuatan etnis. Dalam sejarah bangsa bisa bubar, tapi etnis akan tetap hidup. Lima hal yang membuat bangsa bubar adalah konflik tak pernah berhenti, krisis polotik, ekonomi, disharmoni dan pecahnya penjaga negara, dalam hal ini tentara dan polisi. Karena itu penting untuk menjaga keberagaman ini. Dalam pancasila ada ketuhanan, persatuan, keadilan, kesejahteraan, dan lainnya. Apabila pancasila dihayati, pemerintah akan berlaku adil dan menyejahterakan seluruh rakyat dimanapun berada dan apapun suku dan agamanya.
Seperti yang telah diketahui bersama, hal yang paling bijaksana dalam menyikapi fenomena keberagaman ini adalah pengembangan sikap saling memahami dan menghargai perbedaan yang ada diantara individu dan kelompok bahwa setiap manusia adalah makhluk unik dengan keyakinan, keinginan dan persepsi yang berbeda-beda. Dalam masyarakat yang memiliki keanekaragaman dibutuhkan adanya toleransi dan empati.Toleransi dimaknai dengan sikap yang saling menghargai perbedaan yang terdapat dalam masyarakat. Sedangkan empati dimaknai sebagai suatu keadaan dimana seseorang berusaha memahami perbedaan-perbedaan dengan cara menempatkan dirinya sebagai individu atau kelompok yang berbeda.
Dengan berkembangnya sikap toleransi dan empati, maka keanekaragaman dalam suatu masyarakat dapat menjadi suaru kekayaan khazanah bangsa, dan tidak lagi mengancam kesatuan dan persatuan. Namun demikian kita harus selalu waspada untuk tetap menjaga keserasian dan keseimbangan hidup bermasyarakat agar tercipta kedamaian. Dengan adanya sikap toleransi dan empati, maka keselarasan dalam keanekaragaman akan terwujud dengan sendirinya.